Anyaman dasar ada 3 jenis, yaitu :
•Nama lain : Anyaman blacu, plat, plain
•Ciri2nya :
1.Anyaman paling sederhana, paling tua dan paling banyak dipakai.
2.Mempunyai rapot yang paling kecil.
3.Bekerjanya benang2 lusi dan pakan paling sederhana, yaitu : 1 naik, 1 turun.
4.Jumlah silangan paling banyak diantara jenis anyaman yang lain
5.Anyaman paling kuat dibandingkan dengan anyaman lain.
6.
Banyak gun yang dipakai minimum 2 gun. 2.Anyaman keper
•Nama lain : Anyaman twill, drill.
•Ciri2nya :
1.1. Pada permukaan kain terlihat garis miring.
2.2. a. Jika arah garis miring berjalan dari kanan bawah kekiri atas, disebut : keper kiri.
b. Jika arah garis miring berjalan dari kiri bawah kekanan atas, disebut : keper kanan.
3.3. a. Garis miring yang dibentuk oleh benang lusi, disebut : keper lusi.
b. Garis miring yang dibentuk oleh benang pakan, disebut : keper pakan.
4.
3.Anyaman satin
4.4. Besarnya sudut garis miring dapat berubah tergantung dari tetal dan angka loncat.
5. Appearance kain pada permukaan atas dan bawah berlainan.
6.6. Jika rapot terkecil dari anyaman keper = 3 helai lusi dan 3 helai pakan, disebut : keper 3 gun.
7.
7. Anyaman keper diberi nama menurut banyaknya gun minimum, misalnya : keper 3gun, keper 4 gun, keper 5 gun dan seterusnya
3.Anyaman satin
•Ciri2nya :
1.1. Dalam 1 rapot, banyak benang lusi = banyak benang pakan.
2.2. Pada permukaan kain, hanya menonjolkan salah satu efek yaitu efek lusi atau efek pakan.
3.3. Anyaman satin dengan efek lusi = Satin lusi
Anyaman satin dengan efek pakan = Satin pakan
4.4. Pada satin lusi, tetal lusi > tetal pakan
Pada satin pakan, tetal pakan > tetal lusi.
5. Efek garis miring tidak tampak jelas.
6. Banyaknya gun minimum = jumlah benang lusi/pakan dalam 1 rapot.
7. Anyaman satin dibedakan menurut banyaknya gun minimum.Misal : satin 5 gun, satin 6 gun, satin 7 gun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar